Protected: (F) Kawah Putih

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: (F) Situ Patengang

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: (F) Horison Bedege

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Tour de Jabar

Akhirnya bisa juga motor ini kuhentikan. Gila sepanjang jalan berapa kali Aku pengen berhenti tapi motorku selalu menjawab, “Ah nanggung, ntar aja..” Kali ini motor kuparkir tepat di depan sebuah warung kecil masih di jalur Lembang tak jauh dari tempat wisata Tangkuban Perahu.

img_5310

Mata ini tak pernah lepas membaca tulisan2 bernada promosi yang terpasang di depan deretan warung pnggir jalan. SEDIA SATE KELINCI, sebuah tulisan yang akhirnya bisa menggodaku untuk menghentikan laju kuda besiku.

Sebuah meja panjang ditata rapi di antara 2 tempat lesehan berlapis karpet biru yang terletak di masing-masing sudut ruangan yang tidak terlalu luas, kira2 berukuran 5x3meter. Di salah satu sudut ruangan seorang Bapak memakai sweater dan seorang Ibu berjaket duduk tak jauh dari tempat pemanggangan. Asap mengepul ringan keluar dari sela-sela kayu yg sengaja diletakkan di atasnya sebagai kayu bakar.

“Pak ada sate kelinci?” tanyaku langsung memastikan Aku tidak salah memilih warung. “Aya.. aya.. ” jawab ramah ibu penunggu warung mempersilahkan Aku masuk ke warung. Bergegas masuk ke bilik belakang setelah menanyakan berapa porsi yang akan Aku pesan. Satepun kini dalam genggaman si bapak untuk segera dibakar.

Tidak terlalu lama menunggu sate kelinci pesananku matang. Sementara sate sedang dibakar mata ini menikmati suasana pinggir jalan yg terasa sejuk. Di seberang jalan yang berheimpit dengan kebun teh yang luas tak berbatas menutupi lereng gunung, semakin samar karena iring-iringan kabut tipis menyelimuti seolah tak pernah putus.

img_5308

Sesekali mobil niaga diesel dan bus pariwisata lewat di antara beberapa mobil pribadi yang Aku pikir mungkin sedang berlibur di sekitar Ciater-Lembang-Bandung. Tak jarang mobil2 itu harus oper ke gigi lebih rendah agar bisa melalui jalan yang terus menanjak sekitar 30derajat. Sementara lalu lalang kendaraan bermesin tak henti-hentinya simpang siur, kali ini pemandangan yang lebih menarik hadir di depan mata. Dua biker sepeda gunung melintas.

img_5305

Sepeda Gunung, lebih kerennya disebut Mountain Bike (MTB). Wah sepertinya mengasyikkan kegiatan itu. Dua orang yang mengayuh MTB ini kembali membangkitkan mimpiku yang hampir tertidur pulas. Sudah lama sebenarnya Aku ingin touring Jakarta-Bandung dg MTB. Kira2 setahun yg lalu pernah ngobrol dg seorang rekan penggiat Bike to Work (B2W). Sempat sih diketawain, tentang keinginanku MTB Jakarta-Bandung, “Udah deh ikut kegiatan (off road) kita aja dulu.” Tapi sore ini 2 biker MTB ini benar2 membangkitkan mimpiku. Yes, kelak akan Aku coba taklukkan Jakarta-Bandung dg MTB, amin.

img_5307

Mulai dari ujung jalan di bawah terus sampai menanjak ke atas, dua biker ini tak lepas dari pandanganku. Sampai akhirnya.. “Satenya sudah siap, minumnya apa.. ? sapa ramah pemilik warung. Sebenarnya sih pengen Fanta merah + es batu tapi.. ah jangan minum dingin lah secara udara disini sudah dingin.. yang lain aja deh.

img_5315

Widiii… satenya manstrabz nih… Sepuluh tusuk sate kelinci, bumbu kacang, nasi 1 porsi dan teh anget tawar. Hhhmmm.. gak nunggu waktu langsung Aku hajar, bat bet bat bet.. ludes sudah menu kali ini. Menu ini memang sudah Aku incar dalam touring kali ini. Dan seperti adat yang sudah2 setiap kali ke Lembang menu sate kelinci menjadi target utama. Alhamdulillah pertempuranku melawan 10 tusuk sate kelinci berhasil kumenangkan praktis tanpa perlawanan yg berarti. Piring nasi bersih tak sebutir nasi pun tertinggal, begitu juga satenya ludes hanya menyisakan batang lidi yg tak lagi ditemani daging kelinci dan potongan timun pencuci mulut yg sengaja tidak Aku makan.

Selepas bertempur melawan sate kelinci, kembali tanganku disibukkan memainkan camera pocket. Canon Digital IXUS 30 masih setia menemaniku. Sangat membantuku mengabadikan moment2 yg tak ingin kulepaskan. Tak terkecuali adegan motor mogok yang sangat menggelitik untuk Aku komentari.

img_5316

Gak tahu awalnya gimana. Aku lihat 2 motor hitam putih sudah berhenti di pinggir jalan. Sementara motor warna orange sedang didorong-dorong. Hohoho.. naga naganya lagi ngambek tuh mesinnya, alias mogok. Berulang kali distarter masih jug amesin tak mau bekerja. Yang ada adalah dagelan kekonyolan yang sedang mereka pertunjukkan. Sementara yg jaket hijau capek mengutak-atik mesin, yang lain sibuk olahraga perut alias ngetawain. Fiuh… capcay dey..

Tapi liat donk, solidaritas mereka. Layak diacungin jempol. Satu motor mogok yg lain gak ninggalin. Ada tuh si Nouvo padahal paling depan bahkan udah di atas, mau2nya balik lagi ke bawah sekedar menjaga kebersamaan. Dan bisa ditebak kini mendaki tidak lagi dengan deru suara knalpot tetapi digantikan cucuran keringat karena harus mendorong motor mogok menyusuri jalanan menanjak. MAJU TERUS BANG.. PANTANG MUNDUR.. !!

img_5323

(bersambung)

Protected: The Buffet

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Pondok Club Bali

(under contruction)

img_4825

img_4834

Ziarah Masjid Nabawi

Assalamu’alaikum

Pak Haji dan Bu Hajjah dan rekan-rekan dunia maya yang berbahagia. Berikut ini koleksi foto-foto yang saya ambil selama di Madinah. Sebagian foto sudah saya upload melalui filesharing. Untuk rekan-rekan yang tidak bisa mengakses LAN mungkin melalui media blog ini bisa ikut menikmati. Selamat menikmati, semoga menambah kerinduan kita untuk mengunjungi Tanah Suci.

081231-nabawi-img_4512

081231-nabawi-img_45132