Protected: Membaca Jejak dan Arah Langkahmu

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Ambil Duitnya..

Seperti biasa pagi ini berangkat ke kantor bersama istri tercinta. Sepanjang jalan, jalanan ramai tidak hanya karena banyaknya kendaraan bermotor, tetapi spanduk kampanye (masih ada saja) mejeng di pinggir jalan. Ada salah satu spanduk yang cukup menarik, perhatikan gambar di bawah ini.

img_54511

Gambar ini diambil pada hari Selasa, 7 April 2009 jam 7:30WIB di daerah Cirendeu (seberang rumah bingung). Menggunakan camdig Canon Digital IXUS 30. Bagaimana menurut Anda ?

Gothak-gathuk RI-1

Pemilihan Umum sedang count down. Semakin hari semakin dekat saja dengan hari-H. Berbicara pemilu artinya berbicara siapa yang nantinya akan didudukkan menjadi pemimpin negeri ini. Dan itu artinya semakin sedikit waktu tersisa mendekati hari-H, maka akan semakin jelas siapa-siapa yang akan dicalonkan. Berikut nama-nama yang menurut penulis sudah ramai dibicarakan orang :

1. Susilo Bambang Yudoyono (incumbent)

2. Megawati Soekarnoputri

3. Jusuf Kalla

4. Prabowo Soebianto

5. Sri Sultan Hamengkubuwono X

6. Hidayat Nurwahid

7. Deddy Mizwar

8. Sutiyoso

9. Rizal Ramli

Deretan nama-nama di atas bisa jadi akan terus bertambah. Memang terlalu dini untuk mengatakan siapa yang menjadi unggulan. Tapi bila melihat kendaraan politik yang mengusung nama-nama tersebut bisa sedikit tergambarkan kekuatan mereka. Sebutlah kendaraan Demokrat, Golkar, PDIP dan Gerindra. Namun nama-nama yang diusung oleh selain parpol2 di atas tidak serta merta tanpa kekuatan.

Jangan lupa biasanya diendingnya nanti akan mengarah ke koalisi, bisa ditebak, salah satu tujuan koalisi adalah menguatkan posisi dan mengamankan dominasi.

Lalu kenapa koalisi sampai sekarang belum terbentuk? Sepintas ini adalah bentuk strategi masing-masing partai menjaga wibawa partai masing2. Tdk ada partai di negeri ini yg dengan serta merta menyatakan berkoalisi / bahasa lebih kasarnya nebeng partai lain yg dianggap lebih solid. Sementara parpol2 yg lebih eksis tentu akan saling menunggu dan membaca pergerakan lawan politiknya. Siapa melamar siapa untuk berkoalisi. Cukup sulit untuk tidak berkoalisi mengingat kekuatan yg relatif seimbang. Sementara tanpa koalisi maka sulit tercapai kata dominan dalam menjalankan roda pemerintahan. Dan bila tidak bis adominan itu artinya sedang mempertaruhkan roda pemerintahannya kaan mudah digoyang oleh oposisi. Dan sejarah bertutut, pemerintahan yang dibentuk dari koalisi tentulah sedang mengandung janin perpecahan internal pemerintahan. bagaimanapun juga koalisi terbentuk bukan dari 1 parpol dan tentunya setiap parpol memiliki pandangan yg berbeda. Kita lihat saja mau seperti apa pergerakan mereka (parpol).

kembali ke calon RI-1. Bagi penulis tidaklah penting menyebut figur, tapi sangatlah penting apakah salon pemimpin tsb memiliki kriteria-kriteria tertentu sebagaimana kriteria yang layak dimiliki oleh seorang pemimpin. Berikut kriteria yang layak dimiliki seorang pemimpin :

– memiliki rasa empati

– memiliki basis massa yang kuat, karena pemimpin nanti tdk akan mampu berjuang sendirian tanpa dukungan baik patner (melalui koalisi) atau dukungan murni dari massanya sendiri.

– memiliki kewibawaandan wawasan yang luas

– mengerti konsep kenegaraan

– dan yg ini sangat mudah namun paling penting, pemimpin sejati bagi penulis adalah “TIDAK PERNAH MENCALONKAN DIRI SEBAGAI PEMIMPIN”.

Oke pembaca bisa lelah mengupas politik. Dan yang pasti pagi ini saya bisa gak kerja-kerja kalo kudu nulis politik panjang lebar.

Oh ya, usulan saya tentang pemimpin negeri ini. Bagaimana kalo menempatkan Prabowo di RI-2?

Dan RI-1 nya adalah…

Lima Parpol

PANCASILA

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

3. Persatuan Indonesia

4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Tuntas sudah saya sebutkan lima sila dalam Pancasila. Tapi.. 😦 bener gak sih? Ada yang salah gak tuh? Bener semua kan apa yg Gw sebut ? Aduh.. malu nih kalo mpe gak apal Pancasila.

Lalu? Dg judul di atas apa hubungannya? Hehehe… ini juga mau Gw tulis. Ada lima parpol yang layak pilih setidaknya menurut Gw. Didasarkan atas komitmentnya, bukan berarti parpol yang lain tidak punya komitment. Dan komitment yang Gw maksud tentunya komitment tentang kerakyatan, tentang pembangunan bumi Pertiwi.

Selain komitment, tentunya reputasi / track record parpol tersebut. Juga pilihan saya ini didasarkan oleh siapa-siapa di balik layar parpol tersebut. Adapun urutan lima parpol berikut tidak menunjukkan urutan dalam nominasi, oke guys ?

Tulisan ini tidak dimaksudkan mengunggulkan atau menjatuhkan parpol tertentu. tulisan ini akan saya bingkai dalam sebuah pigura, “Setidaknya Menurut Gw”. Okeh ? Berikut lima parpol yang saya maksud :

1. Partai Keadilan Sejahtera

( www.pksejahtera.org )

parpol-pks

2. Partai Demokrat

( www.demokrat.or.id )

partai-demokrat

3. Partai Golongan Karya

( www.golkar.or.id )

partai-golkar

4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

( http://www.pdi-perjuangan.or.id )

partai-dip

5. Partai Gerakan Indonesia Raya

( www.partaigerindra.or.id )

partai-gerindra

Yah, sementara segini dulu. Jadi, cuma lima parpol nih? Yoha. TANYA KEN APA?

Satu lagi pertanyaan dari saya (setidaknya untuk diri saya), “Emang mau milih?”