Perencana Keuangan : Investasi Pasif

Untuk melindungi harta Anda dari perampok yang bernama inflasi, apa yang harus dilakukan ? Inflasi harus dilawan karena jika tidak kita akan dimiskinkan tanpa pernah menyadarinya.

Bagaimana Anda memproteksi harta yang susah payah Anda dapatkan dengan bekerja 8 hingga 10 jam per hari dari ketidakpastian situasi ekonomi di masa mendatang? Krisis kecil 3-5 tahunan. Krisis besar 10 tahunan. Nilai tukar rupiah yang melemah. Inflasi yang melibas janji-janji keuntungan dari bank bernama bunga.

Jika bulan ini Anda mendapatkan bonus dari perusahaan karena prestasi Anda yang baik selama setahun lalu sebesar Rp 5 juta, di situasi Anda tak perlu bayar hutang (karena telah ada alokasi dana lain), dan murni akan Anda simpan dana itu, akan dikemanakan uang tersebut ? Atau bagi para istri, kemana akan disimpan kelebihan uang perjalanan dinas suami senilai Rp 1 juta yang diamanahkan kepada Anda selaku manajer investasi di keluarga ? Atau yang masih pelajar dan ingin belajar investasi, akan disimpan atau diinvestasikan kemana bonus Rp 500 ribu ‘angpau’ saat lebaran dari keluarga dan kerabat Anda ?

Kembali bahwa jenis tabungan atau investasi haruslah yang mampu mendahului kencangnya laju inflasi. Prinsip pengelolaan keuangan dengan cara investasi atau menabung sebetulnya adalah menunda kenikmatan untuk hasil yang lebih besar di masa mendatang, atau menunda konsumsi untuk tujuan investasi.

Investasi atau menabung untuk memperkuat kondisi ekonomi rumah tangga adalah menyimpan nilai atau manfaat uang untuk digunakan suatu saat di masa depan. Jadi intinya satu : nilai manfaat di masa datang haruslah lebih besar dibanding saat ini.

Nah, kembali ke persoalan awal, Anda kemanakan Rp 5 juta, Rp 1 juta dan Rp 500 ribu tadi?

Kita akan abaikan jenis investasi aktif yakni berbinis langsung, baik sebagai pelaku maupun sebagai pemodal karena pembahasan kita adalah tentang cara termurah dan termudah bagi siapapun untuk berinvestasi sekaligus melindungi hartanya. Sebetulnya pilihan investasi aktif dengan berbisnis ini adalah yang terbaik untuk dipilih dan bagi yang belum suatu saat Anda perlu coba, karena banyak benefit lain selalu financial return dengan cara investasi riil seperti ini (misalnya : melatih ikhtiar dan tawakkal, efek sosial dengan membuka lapangan kerja, efek ekonomis yaitu bergeraknya perekonomian). Belum lagi janji luasnya rizki bagi pebisnis sebagaimana sabda Rasulullah, “Pintu rizki ada 20, 19 untuk pedagang dan 1 pintu untuk orang yang menggunakan ketrampilan tangannya (pekerja atau karyawan).”

(Rasul kita adalah pedagang dan ulama bahkan mengatakan bahwa berdagang dan berbisnis adalah salah satu cabang jihad yang besar pahalanya. Semangat ini harus terus digelorakan, dan akan kita bahas khusus di lain kesempatan). Kemudian perencana keuangan mengajarkan untuk memilih investasi pasif yang hasilnya bisa melebihi tingkat inflasi, dengan 3 alternatif yang bisa dipilih : saham, properti, atau emas.

Saham

Saham mungkin menarik. Keuntungan yang didapat hingga 5 – 7 kali lipat dalam 5 tahun. Tapi investasi saham memerlukan ketrampilan khusus untuk menilai fundamental dan pertumbuhan jangka panjang perusahaan yang sahamnya kita beli. Dengan bekal pengetahuan seadanya, kita bisa merugi hingga modal jadi nol dalam waktu singkat. Berinvestasi saham juga melebihi merawat bayi, perlu perhatian khusus, konsentrasi penuh, hingga tak bisa tidur. Yang jelas kasihan Anda yang hanya punya dana lebih Rp 5 juta, Rp 1 juta dan Rp 500 ribu, karena investasi saham tak bisa dimulai dengan angka sekecil itu.

Property

Bagaimana dengan property ? Investasi berupa rumah tinggal, apartemen, ruko, kavling tanah juga menggiurkan. Keuntungan bisa mencapai 15% per tahun. Apalagi di lokasi strategis untuk perkantoran maupun ramai penduduk. Tapi apa yang bisa kita lakukan dengan Rp 5 juta, Rp 1 juta dan Rp 500 ribu? Kita tak bisa membeli tanah 1×1 meter square karena tak ada jualan property dengan ‘pecahan’ sekecil itu.

Emas

Pilihan terbaik adalah emas. Tak perlu Rp 5 juta atau Rp 1 juta, bahkan dengan Rp 500 ribu kita sudah bisa berinvestasi sekaligus melindungi harta kita. Emas adalah investasi sekaligus untuk hedging (lindung nilai) harta terbaik. Nilai emas jika ditakar dengan mata uang kertas naik rata-rata 25% per tahun, bahkan dihitung sejak krisis terjadi awal 2009 lalu saat ini nilai emas telah naik 40%. Dalam 10 tahun, kenaikannya 414%. Baca juga “Emas di mata para ahli“. Selain itu pecahan emas hingga 0,5 gram bisa kita dapatkan dengan mudah, artinya dengan dana lebih sebesar Rp 200 ribu pun kita bisa menyimpan dalam bentuk yang memberi hasil maksimal.

Anak-anak kita pun mulai bisa diajarkan sejak awal untuk berinvestasi dengan benar. Emas adalah kandungan intrinsik Dinar, mata uang asli Islam. Edukasi tentang Dinar bisa dimulai juga dari sini. Murah, mudah, serta liquid jika kita membutuhkan dana segar dengan cepat.

Wallahua’lam

________________________________

Catatan :

Kemana tabungan dan deposito ? Keduanya tak kita singgung sama sekali karena kita sadari cara menyimpan seperti itu merugikan diri sendiri. Semenjak 1998, bank di negeri ini menggeser sumber penghasilannya berbasis fee (fee based income). Selain dari penghasilan bunga kredit, bank memaksimalkan pendapatan dari pengelolaan rekening, serta jasa transaksi (misalnya transfer) yang bisa dikutip langsung dari nasabah. Pada saldo tertentu, tabungan kita di bank tidak menghasilkan apa-apa alias hasilnya nol persen.

Deposito mungkin lebih tinggi tingkat bagi hasilnya, tapi kenyataan bahwa tingkat hasil per tahunnya 6 – 8% (sementara inflasi rata-rata 10%), ditambah dana kita terikat (tak bisa fleksibel untuk transaksi) maka deposito lebih layak diabaikan sepenuhnya.

Dua Pemancing

Diceritakan tentang sebuah kejadian yang dialami dua orang pemancing yang sama-sama hebat, berinisial A dan B. Kedua pemancing itu selalu mendapatkan banyak ikan. Pernah kedua pemancing tersebut didatangi oleh 10 pemancing lain ketika memancing di sebuah danau. Seperti biasa, kedua pemancing itu mendapatkan cukup banyak ikan. Sedangkan 10 pemancing lainnya hanya bisa gigit jari, karena tak satupun ikan menghampiri kail mereka.

Kesepuluh pemancing amatir itu ingin sekali belajar cara memancing kepada kedua pemancing hebat tersebut. Tetapi keinginan mereka tidak direspon oleh pemancing berinisial A. Sebaliknya, pemancing berinisial A tersebut menunjukkan sikap kurang senang dan terganggu oleh kehadiran pemancing-pemancing amatir itu.

Tetapi pemancing berinisial B menunjukkan sikap yang berbeda. Ia bersedia menjelaskan tehnik memancing yang baik kepada ke-10 pemancing lainnya, dengan syarat masing-masing di antara mereka harus memberikan seekor ikan kepada B sebagai bonus jika masing-masing di antara mereka mendapatkan 10 ekor ikan. Tetapi jika jumlah ikan tangkapan masing-masing di antara mereka kurang dari 10, maka mereka tidak perlu memberikan apa pun.

Persyaratan tersebut disetujui, dan mereka dengan cepat belajar tentang tehnik memancing kepada B. Dalam waktu dua jam, masing-masing di antara pemancing itu mendapatkan sedikitnya sebakul ikan. Otomatis si B mendapatkan banyak keuntungan. Di samping mendapatkan ‘bonus’ ikan dari masing-masing pemancing bimbingannya, si B juga mendapatkan 10 orang teman baru. Sementara pemancing A, yang pelit membagi ilmu, tidak mendapatkan keuntungan sebesar keuntungan yang didapatkan oleh si B.

Kisah di atas menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan akan jauh lebih bermanfaat bila diamalkan. “Hanya dengan cara kita mengembangkan orang lain yang membuat kita berhasil selamanya,” kata Harvey S. Fire Stone. Karena tindakan tersebut di samping menjadikan kita lebih menguasai ilmu pengetahuan, kita juga mendapatkan keuntungan dari segi finansial, pengembangan hubungan sosial, dan lain sebagainya. “Jika Anda membantu lebih banyak orang untuk mencapai impiannya, impian Anda akan tercapai,” imbuh Zig Ziglar, seorang motivator ternama di Amerika Serikat.

Bentuk pemberian tak harus berupa uang, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya, melainkan juga dalam bentuk kasih sayang, perhatian, loyalitas, motivasi, bimbingan, dan lain sebagainya semampu yang dapat kita berikan. “Make yourself necessary to somebody – Jadikan dirimu berarti bagi orang lain,” kata Ralph Waldo Emerson. Kebiasaan member seperti itu selain memudahkan kita memperluas jalinan hubungan sosial, tetapi juga membangun optimisme karena merasa kehidupan kita lebih berarti.

KotaSantri.com

Proyek Pembangunan Perumahan

Dear investor,

Saya informasikan bahwa saat ini akan dimulai pengerjaan proyek perumahan di daerah Sentul-Bogor. Informasi umum :

– area proyek di Sentul, dekat Sirkuit Sentul, luas lahan +/- 100ha, kontur lahan kemiringan 30derajat

– pembangunan perumahan luas lahan mulai 250 meter persegi s/d 2500meter persegi

– efektif proyek dimulai bulan Maret 2009

– model kerjasama adalah investasi dengan jaminan.

– sub proyek, pengerjaan pemagaran areal.

Informasi lebih lanjut bisa menghubungi YM : abinaraihan@yahoo.com

Jawaban Surat Si Pria Kaya

Inilah balasan dari seorang pria yang bekerja di Finansial Wall Street:

Saya telah membaca suratmu dengan semangat. Saya rasa banyak gadis2 di luar sana yang mempunyai pertanyaan yang sama. Ijinkan saya untuk menganalisa situasimu sebagai seorang profesional.

Pendapatan tahunan saya lebih dari $500rb, sesuai syaratmu, jadi saya harap semuanya tidak berpikir saya main2 di sini. Dari sisi seorang bisnis, merupakan keputusan salah untuk menikahimu. Jawabannya mudah saja, saya coba jelaskan, coba tempatkan “kecantikan” dan “uang” bersisian, dimana anda mencoba menukar kecantikan dengan uang: pihak A menyediakan kecantikan, dan pihak B membayar untuk itu, hal yg masuk akal. Tapi ada masalah disini, kecantikan anda akan menghilang, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa ada alasan yang bagus. Faktanya, pendapatan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun, tapi anda tidak akan bertambah cantik tahun demi tahun. Karena itu, dari sudut pandang ekonomi, saya adalah aset yang akan meningkat, dan anda adalah aset yang akan menyusut. Bukan hanya penyusutan normal, tapi penyusutan eksponensial.

Jika hanya (kecantikan) itu aset anda, nilai anda akan sangat mengkhawatirkan 10 tahun mendatang. Dari aturan yg kita gunakan di Wall Street, setiap pertukaran memiliki posisi, kencan dengan anda juga merupakan posisi tukar. Jika nilai tukar turun, kita akan menjualnya dan adalah ide buruk untuk menyimpan dalam jangka lama, seperti pernikahan yang anda inginkan. Mungkin terdengar kasar, tapi untuk membuat keputusan bijaksana, setiap aset dengan nilai depresiasi besar akan di jual atau “disewakan.” Siapa saja dengan penghasilan tahunan $500rb, bukan orang bodoh, kami hanya berkencan dengan anda, tapi tidak akan menikahi anda.

Saya akan menyarankan agar anda lupakan saja untuk mencari cara menikahi orang kaya. Lebih baik anda menjadikan diri anda orang kaya dengan pendapatan $500rb/tahun. Ini kesempatan lebih bagus daripada mencari orang kaya bodoh. Mudah2an balasan ini dapat membantu. Jika anda tertarik untuk servis “sewa pinjam,” hubungi saya.

ttd,
J.P. Morgan _,_._

Surat Gadis Cantik untuk Pria Kaya

From: Edwin Baktian
Sent: Wednesday, February 18, 2009 12:21 PM

Surat dari cewek cantik yang ingin mendapatkan pria kaya yang dimuat di suatu majalah. Suratnya ditanggapi oleh seorang pria kaya dengan serius. Bagus kata-katanya dan jangan lupa lihat nama pria yang membalas suratnya.

Seorang gadis muda dan cantik, mengirimkan surat ke sebuah majalah terkenal, dengan judul:

“Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya?”

Saya akan jujur, tentang apa yang akan coba saya katakan di sini. Tahun ini saya berumur 25 tahun. Saya sangat cantik, mempunyai selera yang bagus akan fashion. Saya ingin menikahi seorang pria dengan penghasilan minimal $500ribu/tahun. Anda mungkin berpikir saya matre, tapi penghasilan $1juta/tahun hanya dianggap sebagai kelas menengah di New York. persyaratan saya tidak tinggi. Apakah ada di forum ini mempunyai penghasilan $500ribu/tahun? Apa kalian semua sudah menikah? Yang saya ingin tanyakan: Apa yang harus saya lakukan untuk menikahi orang kaya seperti anda? Yang terkaya pernah berkencan dengan saya hanya $250rb/tahun. Bila seseorang ingin pindah ke area pemukiman elit di City Garden New York, penghasilan $ 250rb/tahun tidaklah cukup.

Dengan kerendahan hati, saya ingin menanyakan:
Dimana para lajang2 kaya hang out?
Kisaran umur berapa yang harus saya cari?
Kenapa kebanyakan istri dari orang2 kaya hanya berpenampilan standar?
Saya pernah bertemu dengan beberapa wanita yang memiliki penampilan tidak menarik, tapi mereka bisa menikahi pria kaya?
Bagaimana, anda memutuskan, siapa yang bisa menjadi istrimu, dan siapa yang hanya bisa menjadi pacar?

ttd.

Si Cantik