Masuk Angin

Selamat Siang Dokter,

Nama saya Joko, umur 27th dan saya bekerja pada perusahaan swasta. untuk dokter ketahui saya bekerja menggunakan transportasi sepeda motor dan pulang hingga malam antara pukul 20.00 s/d 23.00.

Dokter, saya ingin bertanya apakah ada hubungannya antara masuk angin dengan asam lambung, karena hampir setiap minggu saya mengalami gejala masuk angin seperti perut kembung, mual dan jika parah lambung terasa sakit, dan juga apakah angin dapat masuk melalui pori-pori kita, apakah
penyebab gejala-gejala tersebut karena saya sering mengendarai sepeda motor? Tolong jelaskan penyebab asam lambung dan juga cara pencegahannya. Terakhir apakah mengerik tubuh akan menyembuhkan masuk angin? atas bantuan serta jawabannya saya ucapkan terima kasih.

hormat saya

DJOKO


Hello Bung Djoko,

Istilah masuk angin itu sebenarnya hanya utk mempermudah, yg benar adalah bagian tubuh tetentu mengalami gangguan metabolisme, dan sangat dimungkinkan kekurangan oksigen, sehingga bagi kita merasakannya sebagai linu-linu atau sakit, bahkan sampai perih. Usaha melakukan kerokan, kop, tempel koyo dlsbnya adalah jenis usaha agar pada tempat tersebut terjadi pemekaran jaringan, sehingga peredaran darah pada tempat tersebut menjadi lebih baik, dan oleh karena itu terjadi kesembuhan.

Kebiasan utk melakukan kuratif menyebabkan kita tdk pernah memikirkan apa penyebabnya, melainkan memikirkan bagaimana utk menghilangkan sakitnya setelah kejadian sakit tersebut timbul.

Syatem metabolisme saling amat sangat terkait satu sama lainnya, misalnya kalau kita sdh sangat lelah, perlu utk tidur, dimana kerja otak memerintah agar kita tidur, tetapi kemudian ada hal lain yg perlu
diselesaikan, dan kemudian kita pacu otak utk kembali bekerja, maka diperlukan zat gula dlsbnya utk membuat otak bisa bekerja keras, dan sebagai akibatnya terjadilah ketidak stabilan metabolisme, dan akibatnya kita rasakan sedikit pusing, dan mual serta perut kembung.

Bila anda ingin membuat percobaan, coba utk sebelum memacu sang otak, si perut anda dg buah buahan segar sebagai bahan serat dan sat gulanya, maka tanpa terasa anda bisa melalui fase pusing dan mual tersebut.

Pada kasus anda, anda tdk menyebutkan bahwa anda sdh makan atau belum ketika menunggang sang partner perjalanan, hanya anda katakan bahwa sampainya di rumah jam 20-23 malam.

Kondisi kerja, mental, metabolisme anda berubah, ditambah posisi ketika memacu motor, tdk ada pergerakan otot dan seluruh jaringan, sehingga darah bisa dg baik mencapai seluruh tubuh, termasuk pakaian anda yg mungkin saja ketat, sehingga menahan sebagaian peredaran darah baik dari atas ke bawah mau pun dari bawah ke atas.

Kondisi otak yg menginginkan utk beristirahat, tetapi tdk mungkin karena masih harus pulang dulu, maka terjadi sedikit sampai cukup banyak pergolakan metabolisme, dan mengganggu keseimbanga, sehinga berakibat anda menjadi merasa apa yg anda katakan sebagai masuk angin.

Nah, kalau anda tdk rubah, kebiasaan makan, pakaian, posisi duduk ketika mengendarai motor, maka keadaan akan terus berlanjut.

Ini salah satu penyebab gangguan metabolisme dan meningkatnya asam lambung.

Makanan yg mengandung monosodium glutamate atau nama populernya SASA, AJINOMOTO, MIWON, atau sebangsanya, juga bahan pengawet, soda dan ragi yg ada di roti, kue, juga berperan mengganggu derajat keasaman lambung anda termasuk gorengan. Saya tdk tau kondisi anda, dan golongan darah anda, tetapi semoga tulisan ini membantu anda utk:

1. makan yg baik dan kenyang sehat,

2. Mmeperhatikan dan mengatur posisi tubuh ketika mengendarai motor, bila perlu mengganti stir, jok, atau injakan kaki agar menjadi ergonomic sesuai dg postur tubuh anda.

3. Menggunakan windshield agar penerpaan angin tdk atau paling tdk berkurang (bayangkan anda setiap hari ditampar dg angin dg kecepatan motor, bisa dicoba dg merentangkan ketas pada kawat dan lalu dibawa menantang secra darat terhadap arah lajunya motor, lalumlihat apakah kertas tersebut menjadi rertak dan pecah? banding dg kulit anda yg lebih tipis dari kertas apa tdk retak juga?)

4. makan yg teratur, sebaiknya ketika sebelum naik motor ketika pulang tersebut.

Saya kira cukup dulu, dan anda bisa menarik kesimpulan sendiri, adakah hubungan antara kekacauan metabolisme dg naik motor; semoga bermanfaat.

Wassallam,

Advertisements

1 Comment

  1. Makasih ya Bos untuk bagi” tips ini 🙂


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s