Isi Angin vs Nitrogen

From: Abina Raihan
Sent: Thursday, January 13, 2005 9:16:42 AM


salam kenal Bros semua,

Maaf langsung nylonong, krn topiknya cukup menarik jd pengen nimbrung.
Selama ini hanay monitoring millist blm pernah nongol, tp diantara maillist oto yg ada kaya'nya Honda plg seru. Oh ya perkenalkan saya Abi Raihan, Honda KRismaX B7471

Mengenai Gas Nitro yg diisi ke ban mobil/motor pernah dibahas di salah1 TV.
Kurang lebihnya seperti ini. Pemakaian gas Nitro memiliki beberapa kelebihan dibanding gas yg selama ini dipakai.

Dianataranya, gas Nitro. ternayat memiliki ukuran molekul lebih besar dibanding Oksigen yg selama ini dipakai, itu berarti pada saat ban kita mengalami bocor alus (bocor gak jelas sobeknya) ternyata ban yg diisi gas biasa (Oksigen) lebih cepat habis.

Kedua, gas Nitro daya muainya lebih lambat dibanding O2 (Oksigen). Setidaknya ini cukup membantu memberi rasa aman pada biker yg suka jalan di siang hari atau yg doyan jalan jauh (touring). Daya muai gas Nitro yg relatif lebih lambat dibanding Oksigen akan mempertahankan suhu ban agar tidak cepat panas. Pada umumnya panas di ban berasal dari aspal, panas ini merambat sampai ke ban dan gas yg ada di ban. Sering terjadinya pecah ban (khusunya pada mobil) salah satunya karena ban tidak kuat menahan panas (panas dari luar/aspal dan panas dari dalam ban itu sendiri).Dengan menggunakan gas Nitro diharapkan suhu ban tidak terlalu panas sehingga resiko pecah ban bisa ditekan. Hehehe... tp jangan ngebayangin pake gas Nitro ban kita bakal adem terus, tetep aja bisa panas... 🙂

Ketiga, ternayta Oksigen lebih cepat berreaksi terhadap kawat/besi. Hal ini bisa dibuktikan pada ban yg tipis ampe keliatan serat kawatnya (Kl ini sih empunya yg keterlaluan gak peratiin ban). BAn yg tipis dan terlihat kawatnya bila diisi Oksigen lebih berresiko, krn oksigen bila kawin dg kawat akan melahirkan karat. LAin halnya dg penggunaan gas Nitro... (tp saya sendiri blm pernah membuktikan reaksi gas Nitro dg kawat ban...)

Gas Nitro sendiri sudah banyak bengkel yg menyediakan, cuma tarifnya agak mahalan. Sbg ilustrasi pada saat isi ban mobil kl pake O2 (Oksigen) satu ban cuma 1000 perak, tapi tarif isi gas Nitro tarifnya 10rb perak. Kl motor sekitar 5rb per bannya kl gak salah.

Ada yg bilang diisi gas Nitro khususnya pada mobil, suspensi mobil terasa lebih empuk. Tp agak susah dibuktikan scr teknis, sugesti aja kali ya? Satu lagi ban yg sdh terisi gas Nitro bisa ditambah dg Oksigen.

Ini dulu, mungkin ada yg nambahin,
maafin kl ada salah2 kata,

salam,
KRismaX Black-Silver

Advertisements

2 Comments

  1. artikel yang bagus bro
    good information

  2. If some one wishes expert view on the topic of blogging and site-building afterward
    i advise him/her to pay a visit this webpage, Keep up the
    fastidious job.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s